
Sofifi – Di bawah kepemimpinan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Zulkifli Bian, penerapan manajemen talenta ASN di Pemprov Maluku Utara dinilai sangat progresif dan menjadi salah satu yang terbaik secara nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bahkan, Maluku Utara dinilai berpeluang besar menjadi wilayah pelopor pertama di luar Pulau Jawa yang mengimplementasikan manajemen talenta secara menyeluruh di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
“Malut menjadi provinsi pertama di luar Jawa yang seluruhnya telah menerapkan manajemen talenta dalam tata kelola kepegawaiannya,” kata Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh, di Ternate, Rabu kemarin.
Pengakuan Kepala BKN menunjukkan bahwa BKD sukses membawa perubahan positif serta menghadirkan wajah baru dalam tata kelola pemerintahan melalui transparansi manajemen ASN, dan peningkatan profesionalisme birokrasi.
Namun demikian, keberhasilan BKD tak lepas dari dorongan penuh oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melalui penguatan sistem merit yang transparan.
Kepala BKD Malut Zulkifli Bian menegaskan, pihaknya akan terus mengawal implementasi manajemen talenta sesuai arahan Gubernur Sherly Tjoanda dan BKN RI. Di mana BKD berkomitmen memastikan seluruh proses pengelolaan ASN dilakukan berdasarkan sistem merit, mulai dari pemetaan kompetensi, pengembangan karier, hingga pengisian jabatan.
“Manajemen talenta bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi instrumen untuk menghadirkan ASN yang profesional, berintegritas, dan ditempatkan sesuai kompetensinya. BKD akan terus memperkuat implementasinya agar kualitas birokrasi di Malut makin baik, sesuai arahan Ibu Gubernur” ucap Zulkifli. (*)