
TERNATE — Puluhan nelayan dari Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Pulau Taliabu menerima bantuan mesin perahu berkapasitas 15 PK di UPT Perikanan Provinsi Maluku Utara, Kota Ternate.
Bantuan ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe. Melalui stimulus sektor perikanan terintegrasi, program ini fokus memperkuat armada tangkap nelayan skala kecil di wilayah Maluku Utara.
Para nelayan penerima manfaat menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur atas bantuan konkret ini. Mesin ini adalah napas baru bagi mata pencaharian kami,” ujar perwakilan nelayan Pulau Obi, Sarno La Jiwa, Selasa (15/9).
Sarno menambahkan, bantuan ini dapat memangkas biaya operasional sekaligus memperluas wilayah tangkap nelayan di laut lepas. Ia berkomitmen menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara, Kadri La Etje, menyatakan pemberian stimulan ini bertujuan mengikis angka kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir. Pemerintah menargetkan modernisasi alat tangkap tradisional secara bertahap agar hasil produksi lokal mampu memenuhi standar pasar nasional hingga ekspor.
“Melalui penguatan fasilitas ini, Pemprov Maluku Utara optimistis sektor maritim akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini juga diharapkan meningkatkan pendapatan riil nelayan tradisional yang selama ini terkendala keterbatasan teknologi,” kata Kadri.
Kadri menambahkan, distribusi bantuan ini merupakan perwujudan visi besar kepala daerah. Kebijakan strategis ini dirancang berkesinambungan agar menyentuh langsung kelompok nelayan yang mengalami keterbatasan alat produksi. (*)