
TERNATE – Indonesia Cycling Federation (ICF) Maluku Utara menggelar rapat konsolidasi pengurus di Muara Hotel Ternate, Sabtu (26/9/2026). Rapat ini bertujuan untuk mematangkan persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 28 November 2026 mendatang.
Dalam rapat tersebut, Ketua Umum ICF Maluku Utara, Ghifari Bopeng, menekankan tiga agenda penting yang menjadi fokus utama organisasi, yaitu:
●Konsolidasi Internal: Penguatan pengurus ICF Maluku Utara terkait pelaksanaan kalender kegiatan tahunan.
●Tertib Administrasi: Pendataan dan pendaftaran atlet, klub, serta perangkat perlombaan secara digital melalui sistem resmi ICF Member Area.
●Kesiapan Teknis: Pembahasan detail mengenai regulasi dan teknis pelaksanaan agenda Kejurda 2026.
“Kejurda Piala Gubernur ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan panggung utama bagi para pesepeda lokal untuk menunjukkan bakat terbaik mereka. Kami ingin memastikan seluruh aspek persiapan, mulai dari jalur lintasan hingga pengamanan, berada dalam standar tertinggi demi keselamatan dan kenyamanan para atlet,” ujar Ghifari di sela-sela rapat.
Ia juga menyoroti pentingnya integrasi sistem digital ICF Member Area bagi ekosistem balap sepeda di Maluku Utara. Menurutnya, langkah ini wajib dilakukan agar seluruh database atlet dan klub lokal tercatat secara nasional, sehingga mempermudah pembinaan jangka panjang dan proses birokrasi saat berlaga di tingkat yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, Ghifari mengajak seluruh pengurus kabupaten dan kota (Pengcab) untuk menyatukan visi dan bergerak cepat dalam sisa waktu dua bulan ini. Dirinya optimistis, melalui kerja sama yang solid, ajang piala gubernur kali ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap membawa nama harum Maluku Utara di kancah nasional seperti PON maupun kejuaraan internasional.
“Kami juga membuka ruang kolaborasi yang luas bagi para sponsor, komunitas, dan masyarakat Maluku Utara untuk menyukseskan festival olahraga ini. Mari kita jadikan momentum Kejurda November nanti sebagai kebangkitan prestasi sport sepeda di bumi Moloku Kie Raha,” pungkasnya.