
Sofifi – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penegasan itu disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin 2 Februari 2026.
Gubernur Sherly hadir bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, para Bupati dan Wali Kota, serta unsur Forkopimda se-Maluku Utara. Rakornas tersebut menjadi ajang sinkronisasi kebijakan strategis antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam percepatan program prioritas Nasional.
Sherly menyampaikan, Maluku Utara menunjukkan kinerja positif dalam menjalankan sejumlah program Nasional. Salah satunya program cek kesehatan gratis yang telah mencapai 40 persen pelaksanaan dan menempatkan Maluku Utara pada peringkat tiga besar Nasional.
Selain itu, program Koperasi Merah Putih juga mencatat capaian penuh. Sebanyak 1.185 koperasi telah terbentuk dan memiliki badan hukum, sementara 60 bangunan koperasi saat ini tengah memasuki tahap pembangunan di berbagai Kabupaten dan Kota.
Di sektor infrastruktur menurut Gubernur, Maluku Utara memperoleh alokasi signifikan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Program ini difokuskan pada pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan sebagai tulang punggung konektivitas antarwilayah kepulauan.
Program strategis nasional lainnya, yakni makan bergizi gratis, juga telah berjalan dengan capaian sekitar 55 persen. Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dan pemangkasan dana transfer ke daerah sebesar Rp800 miliar, Sherly memastikan pembangunan infrastruktur tidak dikurangi.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menurutnya, justru melakukan strategi efisiensi tanpa mengorbankan jumlah maupun cakupan proyek.“Di tengah efisiensi anggaran, kita tidak mengurangi pembangunan. Kita berkolaborasi dengan BPKP untuk mengevaluasi harga satuan. Dari situ kita memperoleh efisiensi sekitar 30 persen, sehingga meskipun ada pemotongan anggaran, daftar proyek jalan dan jembatan tetap berjalan dan tidak berkurang,” ujar Sherly.