
TERNATE – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos meninjau renovasi 8 ruang kelas lantai 2 dan pembangunan 2 ruang kelas baru di SMK Negeri 2 Kota Ternate, Rabu (7/10/2026).
Peninjauan itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara Abubakar Abdullah dan Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsudin Abdul Kadir.
Rombongan diterima Plt Kepala SMK Negeri 2 Ternate Mustafa Muhammad bersama para wakil kepala sekolah.
SMK Negeri 2 Ternate menerima Program Revitalisasi Sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 2 miliar. Dana bersumber dari APBN dan digunakan untuk renovasi 8 kelas lantai 2 serta pembangunan 2 ruang kelas baru. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 12 hari, dimulai 13 September 2026.
Mustafa Muhammad melaporkan perkembangan proses belajar mengajar serta pelaksanaan renovasi ruang kelas yang masih dikerjakan.
Ia menyampaikan sekolah masih kekurangan 13 ruang belajar sehingga ruang bengkel dimanfaatkan sebagai ruang belajar siswa. Jumlah siswa SMK Negeri 2 Kota Ternate per Oktober 2026 tercatat 1.046 siswa.
Gubernur juga meninjau bengkel Jurusan Listrik dan Jurusan Teknik Audio Video (TAVI) serta melihat langsung proses belajar mengajar siswa.
Program Revitalisasi SMK disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu, merata, dan berkeadilan. Program ini sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden dan Wakil Presiden yang menempatkan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, sains, dan teknologi sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Pelaksanaan program bantuan pemerintah untuk revitalisasi SMK menggunakan sistem swakelola berbasis Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), yang dikerjakan langsung oleh pihak sekolah bersama masyarakat dan komite sekolah, bukan oleh kontraktor swasta. (*)
