
Sofifi – Kekosongan jabatan di lingkungan Pemprov Malut, masih terjadi. Kali ini, giliran jabatan eselon IV yang mengalami kekosongan dalam jumlah banyak.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Malut, Zulkifli Bian, membenarkan masih banyaknya jabatan eselon IV yang mengalami kekosongan. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pensiun hingga kebutuhan organisasi berdasarkan analisis riil di lapangan.
“Saat ini kami lagi fokus untuk jabatan eselon IV, karena setelah kami mengidentifikasi masih ada puluhan jabatan eselon IV yang terjadi kekosongan, yang saat ini diisi oleh Plt,” kata Zulkifli, Senin (20/4/2026).
Meski demikian, saat ini pihaknya sedang melakukan proses pengisian jabatan tersebut dengan melibatkan Tim Penilai Kinerja (TPK). Di mana, TPK akan mengidentifikasi dan mengevaluasi keselarasan hasil kerja (SKP) serta kinerja, perilaku kerja, dan kompetensi pegawai yang diusulkan dalam jabatan.
“Proses ini bertujuan untuk memastikan profesionalisme dan kesesuaian kompetensi pegawai dengan jabatan yang akan di duduki. Nah, ibu gubernur juga mungkin akan terlibat menginterviu secara langsung ASN yang mau disiapkan menduduki jabatan kosong,”jelasnya.
Ia menekankan, pengisian jabatan tidak sekadar soal mengisi kekosongan, tetapi menyangkut kualitas aparatur dan arah pemerintahan ke depan. Karena itu, Pemprov memilih tidak menetapkan target waktu yang kaku.
“Soal waktu kita belum bisa memastikan kapan, yang pasti saat ini kami sudah melakukan pendalaman dan menyiapkannya dengan selektif agar mendapatkan pejabat yang tepat sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi,”pungkasnya. (*)