
Halsel – Isu perselingkuhan oknum Kepala Desa Bobawa Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) memicu reaksi keras dari masyarakat setempat. Mereka mendesak Bupati Bassam Kasuba untuk segera menyopot jabatan Kepala Desa Bobawa berinisial LH yang diduga selingkuh bersama perempuan berinisial R.
Kasus ini diketahui masyarakat setempat melalui sebuah foto yang beredar di jejaring media sosial. Warga mencurigai sang Kades berinisial LH tersebut telah berselingkuh lantaran yang bersangkutan masih punya istri sah.
Sesepuh desa Bobawa, H. Manaf Limatahu, mengatakan persoalan ini telah membuat seluruh masyarakat desa Bobawa merasa malu dan kecewa karena kepala desa, yang seharusnya menjadi panutan, justru melakukan perbuatan asusila yang mencederai norma dan etika sosial.
“Ini sudah mencemarkan nama baik desa dan itu tidak bisa dibiarkan. Desa Bobawa punya nilai adat-istiadat yang harus di jaga oleh seluruh masyarakat. Apalagi ini perbuatan yang dilakukan oleh seorang pemimpin, kalau ini dibiarkan, maka tunggulah musibah,” ujarnya kepada Dewakipas, Kamis (8/1/2026).
Menurut H. Manaf yang juga Ketua SOA Tasanif Desa Bobawa, perbuatan kepala desanya tersebut sudah melampaui batas wajar. Dirinya menjelaskan, setelah mengetahui foto-foto tak pantas di facebook yang melibatkan kepala desanya tersebut, seluruh masyarakat dan mayoritas ketua-ketua SOA merasa resah dan harus segera diselesaikan.
“Kami minta Pak Bupati segera mencopot kepala desa Bobawa. Kami tidak mau adat-istiadat kami dicemarkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Dewakipas telah berupaya meminta konfirmasi kepada kepala desa Bobawa LH, namun upaya konfirmasi ke nomor 08534288xxxx belum bersambut. (*)