
Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan resmi menyalurkan 23 unit mesin tempel berkapasitas 15 dan 20 PK bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Pulau Taliabu. Program prioritas ini merupakan wujud nyata komitmen Gubernur Sherly Tjoanda dalam menggenjot kesejahteraan dan kemandirian nelayan lokal.
Bantuan mesin tempel ini didistribusikan sebagai solusi atas kendala klasik para nelayan yang kerap kesulitan memiliki sarana penggerak perahu yang memadai. Melalui dukungan alat tangkap yang tangguh, para nelayan di Taliabu diharapkan mampu memperluas jangkauan area operasional melaut.
“Bantuan mesin tempel ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi nelayan di Pulau Taliabu. Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen Gubernur Maluku Utara untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.” ujar Kepala DKP Malut, Kadri La Etje, Kamis (13/8/2026).
Penyaluran di Taliabu ini juga diintegrasikan dengan akses permodalan perbankan lewat skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pendekatan kolaboratif tersebut dirancang agar nelayan tidak sekadar menerima bantuan alat, tetapi juga terlatih secara finansial untuk mengembangkan usaha perikanan tangkap yang berkelanjutan.
Langkah progresif ini menargetkan perubahan pola hidup nelayan dari sistem tradisional atau bagi hasil menuju kepemilikan armada mandiri. Dengan mesin baru berstandar tinggi, produktivitas harian diyakini berlipat ganda sehingga mendongkrak pendapatan ekonomi keluarga nelayan di wilayah kepulauan.
Pemprov Maluku Utara berkomitmen untuk terus mengawal modernisasi sektor perikanan ini secara merata ke seluruh kabupaten dan kota. Kehadiran bantuan ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan ekonomi pesisir Taliabu agar semakin berdaya saing di tengah potensi laut yang besar. (*)