
Ternate – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda turun langsung meninjau kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di sejumlah kelurahan di Kota Ternate, Jumat, 6 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bantuan perumahan tepat sasaran.
Salah satu lokasi yang didatangi berada di lorong sempit Kelurahan Kalumata. Di tempat itu, Sherly melihat rumah berdinding tripleks dan beratap bocor yang ditempati warga kurang mampu.
Sherly menemui Eka Abdul Halim, penjual sayur yang tinggal bersama suami dan dua anaknya yang masih bersekolah. Meski memiliki lahan, keterbatasan ekonomi membuat keluarga tersebut bertahun-tahun tinggal di rumah darurat.
“Kondisinya memang tidak layak dan perlu segera dibantu,” kata salah satu pendamping program RTLH di lokasi.
Selain itu, aparat kelurahan juga mengajukan Safrina (52), seorang janda dengan empat anak yang selama ini menumpang di rumah tetangga. Menurut pihak kelurahan, kasus tersebut mencerminkan kemiskinan perkotaan yang kerap tidak terlihat.
Tak hanya bantuan rumah, Sherly juga menawarkan akses pembiayaan mikro melalui program PNM Mekar bagi perempuan kepala keluarga.
“Supaya ibu-ibu bisa mandiri. Pinjaman kecil, cicilan ringan, tanpa jaminan,” ujar Sherly.