
Ternate – Gerai Merdeka yang diinisiasi oleh DPMPTSP Maluku Utara bersama DPMPTSP Kota Ternate resmi berakhir setelah sepekan penuh mendampingi masyarakat. Kehadiran gerai jemput bola di Taman Nukila, Kota Ternate, sejak 10 hingga 16 Agustus 2026 ini sukses menarik antusiasme tinggi pelaku usaha lokal.
Program kolaboratif dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut terbukti efektif memangkas birokrasi dan mendekatkan akses legalitas. Sepanjang waktu operasional, masyarakat dan pelaku UMKM memanfaatkannya untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Maluku Utara, Nirwan MT Ali, menyatakan bahwa penyelenggaraan Gerai Merdeka bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan usaha. Melalui layanan jemput bola ini, warga dapat mengakses pengesahan dokumen legalitas bisnis secara lebih cepat dan efisien tanpa harus datang jauh ke kantor dinas.
Inisiatif tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Maluku Utara agar naik kelas dan memiliki kepastian hukum. Dengan kemudahan layanan yang dihadirkan langsung di tengah masyarakat, iklim investasi daerah juga diharapkan semakin meningkat dan berdampak positif pada perekonomian lokal.
“Berdasarkan pelaksanaan kegiatan gerai pelayanan tersebut, DPMPTSP Kota Ternate mencatat penerbitan sekitar 30 izin, sementara DPMPTSP Provinsi Maluku Utara menerbitkan sekitar 10 izin.” ujar Nirwan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menutup acara Gerai Merdeka. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan penting mengenai arti penting dari sebuah pelayanan kepada masyarakat luas.
Beliau berharap kemudahan dalam memberikan layanan dapat menjadi titik temu yang nyata. Hal tersebut sekaligus menjadi dasar yang kuat bahwa kehadiran pemerintah adalah untuk melayani rakyat.
Wagub juga berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu melakukan inovasi secara cepat. Langkah ini bertujuan agar pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat menjadi jauh lebih mudah, praktis, dan cepat.
“Inovasi yang konsisten dari setiap instansi sangat penting untuk menjawab kebutuhan warga saat ini. Dengan sistem pelayanan yang efektif, birokrasi dapat berjalan lancar serta kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah akan semakin meningkat,” tandasnya. (*)