
Ternate – Pelayanan publik merupakan cerminan nyata dari kehadiran dan bentuk tanggung jawab pemerintah di tengah masyarakat. Wakil gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menegaskan bahwa esensi melayani bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif semata.
Hal tersebut ditekankan Sarbin Sehe saat menutup acara “Gerai Merdeka” yang diselenggarakan oleh DPMTSP Maluku Utara bersama DPMPTSP Kota Ternate pada Minggu, 16 Agustus 2026.
“Kita berharap kemudahan dalam memberikan layanan dapat menjadi titik temu yang nyata. Hal tersebut sekaligus menjadi dasar yang kuat bahwa kehadiran pemerintah adalah untuk melayani rakyat,” kata Sarbin.
Pesan ini mengingatkan bahwa setiap aparatur negara adalah abdi masyarakat. Tugas utamanya adalah memberikan rasa adil. Tidak boleh ada diskriminasi dalam memproses hak warga negara.
Kecepatan kerja harus beriringan dengan ketulusan hati. Ketika standar operasional dipatuhi dengan baik, tingkat kepercayaan publik secara otomatis akan menguat.
Sebaliknya, pelayanan yang buruk dapat merusak citra instansi secara keseluruhan. Oleh karena itu, pengawasan melekat serta pencegahan penyimpangan wewenang wajib terus ditingkatkan.
Teknologi informasi juga harus dimanfaatkan secara optimal. Inovasi digital membantu memangkas birokrasi yang berbelit-belit dan lambat.
“Kami berharap OPD berinovasi dengan cepat agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dan cepat.” tutup Sarbin. (*)