
Ternate – Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengcab PASI) Kota Ternate sangat menyesalkan pelaksanaan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga (cabor) Atletik tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat di Kota Ternate yang digelar tanpa melibatkan induk organisasi.
Padahal, petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan sudah mengatur bahwa penyelenggaraan harus melibatkan induk organisasi cabor terkait.
Hal ini dinilai perlu menjadi perhatian serius Cabang Dinas Pendidikan Kota Ternate maupun Dinas Pendidikan Kota Ternate. Terlebih, cabor lain seperti pencak silat, karate, dan bulu tangkis terpantau tetap melibatkan induk organisasinya masing-masing.
Ketua Umum PASI Kota Ternate, N. M. Adrany, didampingi Ketua Harian Abdurahman Abdullah dan Sekretaris Muhammad Kader, menyampaikan bahwa selama ini pihak dinas maupun panitia tidak pernah menghubungi mereka terkait pelaksanaan O2SN khusus cabor atletik.
“Sesuai juknis, pelaksanaan O2SN harus melibatkan induk organisasi. Jika tidak, maka pelaksanaannya bisa dikatakan ilegal karena yang berhak mengesahkan hasil seleksi adalah PASI, bukan panitia di luar itu,” ujar Adrany kepada Spektroom, Minggu (28/6/2026).
Keterlibatan PASI Kota Ternate secara kelembagaan sangat krusial dan telah diatur dalam Pedoman O2SN 2026 Tingkat SMA Sederajat BAB II Poin E tentang unsur pendukung penyelenggaraan.
Dirinya menegaskan, PASI Kota Ternate pada dasarnya sangat mendukung penuh penyelenggaraan O2SN sebagai wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat.
Namun karena absennya koordinasi, PASI Kota Ternate menyatakan tidak mengakui dan tidak bertanggung jawab atas hasil seleksi O2SN cabor Atletik tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat di Kota Ternate.
“Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Kami sangat terbuka dan berharap ada ruang dialog serta sinergi yang lebih baik antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara melalui Cabang Dinas Kota Ternate, Dinas Pendidikan Kota Ternate, dengan PASI Kota Ternate dalam setiap agenda pembinaan ke depan,” tutupnya.