
Sofifi – Gelombang protes warga Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, Tidore Kepulauan kembali membuncah di ibukota Sofifi. Ratusan massa aksi dipastikan akan memadati jalanan dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat ini. Aksi ini menjadi kristalisasi dari kemarahan warga terhadap pernyataan Direktur RSU Sofifi, Sylvia Umaternate, yang dianggap sebagai bentuk pelemparan tanggung jawab atas praktik pembuangan sampah sembarangan.
Ketua Pemuda Guraping, Zulfikar Marajabessy, mengatakan aksi ini merupakan bentuk kekesalan terkait pernyataan Direktur RSU Sofifi, Sylvia Umaternate, yang menyebut bahwa warga di wilayahnya membuang sampah sembarang khususnya di area sekitar rumah sakit.
“Jadi kami datang menuntut pernyataan yang bersangkutan,” kata Zulfikar kepada Dewakipas, Ahad.
​Aksi yang diprediksi akan melibatkan ratusan peserta ini akan menjadikan Gedung RSU Sofifi dan Kantor Gubernur Maluku Utara sebagai titik pusat atau episentrum demonstrasi. Massa akan menuntut Sylvia Umaternate untuk segera membuktikan pernyataanya.
Selain itu, massa juga menuntut Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk segera mengevaluasi yang bersangkutan atas kelalaiannya terkait dugaan pembuangan limbah medis ke permukiman warga.
“Prinsipnya kami akan minta yang bersangkutan untuk buktikan pernyataan beliau. Terlepas dari itu kami juga mendesak ibu gubernur untuk segera melakukan evaluasi terhadap yang bersangkutan karena telah membuang limbah medis ke permukiman warga,” ujar Zulfikar sembari menegaskan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat resmi terkait agenda aksi ke Polres Tidore dan Polda Maluku Utara. (*)