
Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak gempa di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami bergerak cepat dan terkoordinasi bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan bantuan segera sampai kepada masyarakat di Batang Dua,” kata Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dihubungi di Ternate, Kamis (2/4).
Ia mengatakan bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa.
Selain penyaluran bantuan, tim gabungan juga diberangkatkan menuju lokasi terdampak dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggunakan Kapal Negara Perintis (KNP) 358 milik KPLP KSOP Kelas II Ternate.
Sebanyak 73 personel gabungan diterjunkan dalam misi tersebut, terdiri atas unsur Polres Ternate, Brimob Polda Maluku Utara, TNI, BPBD, Dinas Sosial, Basarnas, serta organisasi masyarakat seperti Baznas dan ORARI.
Bantuan logistik yang disalurkan meliputi bahan pangan, makanan siap saji, perlengkapan keluarga, serta tenda dan selimut.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas, BPBD, Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Ternate, serta Kementerian Sosial.
Tim dijadwalkan tiba di Pulau Batang Dua pada tengah malam untuk segera melakukan distribusi bantuan dan penanganan di lapangan.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah terus bergerak cepat dan terkoordinasi memastikan penanganan terhadap masyarakat terdampak berjalan optimal.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 terjadi di wilayah Laut Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/3) pagi dan dirasakan di sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk Kota Ternate.
Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami, namun statusnya telah dinyatakan berakhir oleh BMKG.