
Tobelo – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara resmi diluncurkan di Lapangan Upacara Do’Omu Ma Tau, Tobelo, Selasa malam (9/6/2026). Dengan tema kebersamaan dan prestasi, acara pembukaan berlangsung meriah dibalut kearifan lokal yang memukau ribuan mata.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara simbolis membuka ajang olahraga terbesar di daerah itu. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa raksasa oleh gubernur didampingi unsur Forkopimda, disambut sorak sorai ribuan atlet dan masyarakat yang memadati tribun.
“Porprov ini adalah rumah kita bersama untuk berkompetisi dengan hati, bukan sekadar mengejar kemenangan. Mari kita buktikan bahwa persaudaraan di Maluku Utara lebih kuat dari sekadar rivalitas di lapangan,” ujar Sherly dalam pidatonya yang mengalir dengan gaya komunikatif.
Acara pembukaan turut dimeriahkan oleh penampilan seni kolosal dari 500 penari muda Halmahera Utara yang mengangkat cerita “Tobelo Bersatu”. Tak ketinggalan, gelombang penonton ikut bernyanyi saat penyanyi Alan Darmawan membawakan lagu-lagu daerah yang dikemas modern.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Mayjend (Purn) DR. Suwarno; Wakil Gubernur sekaligus Ketua Umum KONI Malut, Sarbin Sehe; Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua; serta sejumlah kepala daerah dan pejabat TNI/Polri.
Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menekankan bahwa Porprov V bukan hanya ajang adu cepat atau adu kuat, tetapi menjadi laboratorium pencarian bibit atlet unggulan. “Kami ingin anak-anak muda Malut lahir dari ajang ini dengan mimpi besar menuju PON dan bahkan Olimpiade,” tegasnya.
Para atlet yang mengikuti defile tampak penuh semangat dengan kostum khas masing-masing kontingen. Mereka sesekali berfoto dan bersenda gurau, menciptakan suasana akrab sebelum resmi bertanding di berbagai cabang olahraga yang tersebar di sejumlah venue di Tobelo.
Di akhir upacara, Gubernur Sherly mengajak seluruh hadirin berdiri dan menggenggam erat tangan di samping sebagai simbol ikrar “Olahraga untuk Persatuan Maluku Utara.”
Porprov V Maluku Utara 2026 pun resmi berlangsung selama sepekan ke depan, mengusung harapan besar menjadi titik tolak kebangkitan prestasi olahraga daerah sekaligus pemersatu masyarakat di tengah keberagaman.(*)